• Minggu, 29 Januari 2023

Mantan Menteri BPN Meninggal Dunia, Begini Kiprahnya Didunia Politik

- Jumat, 2 Desember 2022 | 19:02 WIB
Mantan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Ferry Mursyidan Baldan. (Istimewa/net)
Mantan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Ferry Mursyidan Baldan. (Istimewa/net)

Mantan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Ferry Mursyidan Baldan meninggal dunia, Jumat (2/12). Beliau meninggal karena mengalami serangan jantung.

Ferry merupakan tokoh publik yang memiliki rekam jejak di dunia politik hingga pemerintahan. Dia memulai karirnya sejak masih menempuh pendidikan di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung. Dia aktif sebagai aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

Dia pun menjadi ketua Umum Badko Jawa Barat di tahun 1988 hingga 1990. Kemudian, dia pun melenggang ke tingkat nasional dengan terpilih menjadi Ketua Umum PB HMI tahun 1990 hingga 1992.

Berbekal pengalaman, dia juga masuk ke dunia politik dengan bergabung bersama Partai Golkar di tahun 1992 dan terpilih menjadi anggota MPR RI periode 1992 hingga 1997.

Sebelum rezim orde baru tumbang, Ferry sempat terpilih dalam Pemilihan Anggota Legislatif (Pileg) tahun 1997, dan duduk menjadi Anggota DPR RI di Komisi II, meski jabatannya hanya sampai 1999, atau lebih singkat 3 tahun dari yang seharusnya baru selesai pada 2002.

Namun setelah orde baru dan reformasi selesai, Ferry kembali menjadi anggota DPR RI periode 1999 hingga 2004, dan terpilih menjadi Wakil Ketua Komisi II DPR RI.

Singkat cerita, karir Ferry melesat drastis ketika memasuki masa pemerintahan Presiden Joko Widodo pada tahun 2014. Kala itu dia dipilih menjadi Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Hanya saja, Ferry hanya efektif menjabat sekitar 2 tahun lamanya. Sebab, dia memilih untuk bergabung ke dalam Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan calon (paslon) presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Ferry kala itu mengaku diajak Prabowo untuk bergabung ke dalam tim pemenangannya untuk Pilpres 2019. Sebabnya, dia dianggap memiliki kemampuan untuk membantu Prabowo-Sandi terkait isu ekonomi, khususnya terkait pertanahan.

Halaman:

Editor: Alwi Alim

Tags

Terkini

Gempa Terkini, Musirawas Diguncang Gempa M2,9

Sabtu, 28 Januari 2023 | 18:10 WIB

BMKG: Gempa M3,2 Dirasakan di Banten

Sabtu, 28 Januari 2023 | 13:53 WIB

Dua Bocah SMP di OKU Timur Jadi Spesialis Pencurian

Jumat, 27 Januari 2023 | 13:17 WIB
X