• Minggu, 29 Januari 2023

Pertumbuhan Ekonomi Palembang Terkontraksi -0,25 Persen

- Senin, 2 Januari 2023 | 10:36 WIB
Walikota Palembang, Harnojoyo usai melakukan apel perdana di pelataran BKB. (Istiemwa/relung,id)
Walikota Palembang, Harnojoyo usai melakukan apel perdana di pelataran BKB. (Istiemwa/relung,id)

Pandemi Covid-19 sejak dua tahun terakhir, berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di Palembang. Terbukti, pertumbuhan ekonomi Palembang terkontraksi -0,25 persen.

Demikian terungkap saat apel perdana awal tahun 2023, yang dipimpin Walikota Palembang, Harnojoyo di Pelataran Benteng Kuto Besak (BKB), Senin (2/1).

Dia mengatakan, selama dua tahun dihadapkan dengan Covid-19, pertumbuhan ekonomi Palembang tahun 2021 mencapai 3,17 persen. Pertumbuhan ekonomi tersebut mengalami kontraksi -0,25 persen. "Saat ini perekonomian di Palembang perlahan mulai bangkit menuju arah yang positif," kata Harnojoyo.

Saat ini, dia mengaku beberapa kemajuan yang berhasil dicatat Pemkot Palembang, diantaranya, persentase tingkat kemiskinan di Palembang mengalami penurunan dari semula 11,34 persen tahun 2021. Kini menjadi 10,48 persen di tahun 2022.

"Untuk menjadi perhatian kita bersama bahwa pembangunan yang dilakukan baik fisik dan non-fisik yang ada di Kota Palembang sejatinya bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sebagai indikator keberhasilan tersebut diukur dengan IPM atau Indeks Pembangunan Manusia," ujarnya.

Untuk IPM Palembang sendiri mengalami kenaikan dari 78,82 di Tahun 2021 menjadi 79,47 di tahun 2022, IPM sendiri diukur dari beberapa komponen yakni Angka Harapan Hidup, Rata-Rata Lama Sekolah, Harapan Lama Sekolah dan Pengeluaran per Kapita.

Selain itu, angka stunting Palembang juga terus mengalami penurunan dimana pada tahun 2019 mencapai 7,5 persen dan terus menurun ke angka 1,7 persen di tahun 2020. Lalu, 1,1 persen di tahun 2021 dan mencapai 0,4 persen pada tahun 2022.

Kemudian, untuk tingkat pengangguran terbuka juga menuju ke arah positif, yakni pada tahun 2021 pada 10,11 persen dan menurun di tahun 2022 menjadi 8,20 persen, sedangkan untuk partisipasi angkatan kerja meningkat dari tahun 2021 di 63,93 persen menjadi 64,48 persen di tahun 2022.

Tak hanya itu, saat ini capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Palembang juga mencapai target yang telah ditetapkan yaitu sebesar Rp1.169.949.716.966,20. "Peningkatan ini hampir sama dengan 108,29 persen. Kami harap kedepan target PAD Palembang ini terus meningkat, sehingga pembangunan Palembang dapat terlaksana tanpa kendala berarti," pungkasnya.

Halaman:

Editor: Alwi Alim

Tags

Terkini

Gempa Terkini, Musirawas Diguncang Gempa M2,9

Sabtu, 28 Januari 2023 | 18:10 WIB

BMKG: Gempa M3,2 Dirasakan di Banten

Sabtu, 28 Januari 2023 | 13:53 WIB

Dua Bocah SMP di OKU Timur Jadi Spesialis Pencurian

Jumat, 27 Januari 2023 | 13:17 WIB
X