• Minggu, 29 Januari 2023

Polda Sumsel: Efek Narkoba Jenis Yaba Lebih Berbahaya!

- Rabu, 30 November 2022 | 16:39 WIB
Press rilis ungkap kasus peredaran narkoba jenis Yaba asal Thailand. (Istimewa/relung.id)
Press rilis ungkap kasus peredaran narkoba jenis Yaba asal Thailand. (Istimewa/relung.id)

Ditres Narkoba Polda Sumsel bakal melakukan pengembangan terkait peredaran narkoba jenis baru yakni Yaba. Pasalnya, Yaba lebih berbahaya dibandingkan jenis sabu.

Demikian diungkap Kapolda Sumsel, Irjen Pol A Rachmad Wibowo didampingi Direktur Ditres Narkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Heru Agung Nugroho.

"Pelaku yang berhasil ditangkap ini diduga merupakan jaringan internasional, khususnya Asia Tenggara, karena Yaba ini berasal dari Thailand," katanya saat memberikan keterangan pers, Rabu (30/11).

Karena itu, pihaknya masih akan mengembangkan kasus ini, terlebih lagi ungkap kasus narkoba jenis Yaba ini pertama kali di Sumsel. Menurutnya Yaba termasuk narkotika golongan satu namun lebih reaktif dan efeknya lebih berbahaya dibandingkan sabu.

Harga Yaba ini juga sangatlah menggiurkan, dibeli dari pemasok di Pekan Baru satu butir seharga Rp 650 ribu lalu dijual kembali dengan harga antara Rp 800 ribu hingga Rp 1 juta per-butirnya.

"Yaba tergolong Amphetamine dengan efek stimulan yang bisa membuat orang merasakan eofuria berlebihan, rasa senang berlebihan yang menyerang sentral syarat pusat. Makanya efeknya lebih berbahaya dibandingkan sabu biasa," pungkasnya.

Sebelumnya, Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel mengungkap peredaran narkoba jenis baru yakni ekstasi merk Yaba. Ekstasi tersebut berasal dari Thailand. Dari ungkap kasus tersebut, polisi menangkap tiga orang dan menyita barang bukti berupa 6.853 butir ekstasi Yaba.

Ketiga pelaku yakni Jumani, Herman Syah ditangkap di Kecamatan Rajabasa, Lampung dan Indra Lesmana yang ditangkap di Jalan Silaberanti, Palembang.

Editor: Alwi Alim

Tags

Terkini

Pelaku Duel Maut di Palembang Diringkus

Selasa, 17 Januari 2023 | 11:34 WIB
X