• Minggu, 29 Januari 2023

Satu Polisi dan Dua Warga Sipil Tewas Usai Dihantam Bom Bunuh Diri di Pakistan

- Rabu, 30 November 2022 | 18:22 WIB
Kondisi truk yang terbalik usai dihantam bom bunuh diri di Pakistan. (Istimewa/net)
Kondisi truk yang terbalik usai dihantam bom bunuh diri di Pakistan. (Istimewa/net)

Aksi bom bunuh diri terjadi di dekat sebuah truk yang membawa petugas polisi dalam perjalanan untuk melindungi pekerja polio di dekat Quetta, Rabu (30/11). Akibat kejadian tersebut, satu petugas polisi dan dua warga sipil tewas, sedangkan 23 orang lainya luka-luka.

Ghulam Azfer Mehser, seorang perwira polisi senior, mengatakan serangan itu terjadi saat polisi menuju ke pekerja polio, bagian dari program vaksinasi nasional yang diluncurkan pada Senin lalu. Ledakan itu begitu kuat sehingga menggulingkan truk yang membawa petugas polisi ke jurang,

"Pengeboman itu juga merusak sebuah mobil di dekatnya yang membawa anggota satu keluarga. Meski demikian, kampanye anti polio akan tetap dilanjutkan pasca pengemboman tersebut," katanya dikutip dari APNews.

Presiden Pakistan Arif Alvi, Perdana Menteri Shahbaz Sharif dan pejabat lainnya dalam pernyataan terpisah mengutuk serangan itu. Itu terjadi sehari setelah Wakil Menteri Luar Negeri Pakistan Hina Rabbani Khan melakukan perjalanan ke Kabul untuk membahas berbagai masalah dengan Taliban Afghanistan, termasuk ancaman terbaru dari Taliban setempat.

Pakistan ingin Taliban Afghanistan tidak mengizinkan militan Pakistan menggunakan tanah mereka untuk melancarkan serangan di dalam negara Islam ini, yang telah menyaksikan sejumlah serangan. Sebagian besar disalahkan pada Taliban Pakistan, yang dalam sebuah pernyataan mengaku bertanggung jawab atas pemboman di Baluchistan pada hari Rabu.

Kelompok Tehrik-e-Taliban Pakistan, atau TTP, mengatakan serangan di Baluchistan menargetkan polisi untuk membalas pembunuhan mantan juru bicara mereka, Abdul Wali. Dia dikenal luas sebagai Omar Khalid Khurasani dan tewas dalam pemboman di provinsi Paktika Afghanistan pada bulan Agustus. Kematiannya merupakan pukulan berat bagi kelompok tersebut.

Serangan terhadap polisi terjadi di tengah lonjakan kasus polio baru di kalangan anak-anak. Kampanye vaksinasi terbaru adalah yang keenam tahun ini dan akan berlangsung selama lima hari, bertujuan untuk menyuntik anak di bawah usia 5 tahun di daerah berisiko tinggi.

Editor: Alwi Alim

Tags

Terkini

BUMN Ini Raup Rp4,13 Triliun dari Rights Issue

Sabtu, 7 Januari 2023 | 18:14 WIB

Transaksi PBK Tembus Rp51 Triliun

Jumat, 6 Januari 2023 | 18:33 WIB

Realisasi Belanja Negara 2022 Capai Rp3.090 Triliun

Kamis, 5 Januari 2023 | 21:01 WIB

[OPINI] Optimisme Pariwisata di Tahun 2023

Kamis, 5 Januari 2023 | 20:34 WIB
X